Istilah-istilah Ekonomi Makro

Istilah Istilah Ekonomi Makro

  1. PDB (Produk Domestik Bruto): Total nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu negara dalam periode tertentu, biasanya satu tahun. Ini mengukur pertumbuhan ekonomi.

  2. Inflasi: Kenaikan harga barang dan jasa secara umum dalam suatu ekonomi. Ini mengurangi daya beli uang.

  3. Suku Bunga: Persentase biaya pinjaman uang yang ditetapkan oleh bank sentral. Suku bunga mempengaruhi konsumsi, investasi, dan pertumbuhan ekonomi.

  4. Pengangguran: Jumlah orang yang tidak memiliki pekerjaan tetapi aktif mencari kerja. Tingkat pengangguran mengukur kesehatan pasar tenaga kerja.

  5. Neraca Perdagangan: Perbedaan antara ekspor dan impor suatu negara. Surplus berarti ekspor lebih besar dari impor, sementara defisit berarti sebaliknya.

  6. APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara): Rencana keuangan tahunan pemerintah yang mencakup pendapatan (misalnya, pajak) dan belanja negara.

  7. Kebijakan Fiskal: Kebijakan pemerintah terkait pengeluaran dan pajak untuk mempengaruhi ekonomi, seperti untuk mengatasi inflasi atau pengangguran.

  8. Kebijakan Moneter: Kebijakan yang diterapkan oleh bank sentral untuk mengatur jumlah uang yang beredar dan suku bunga guna menjaga stabilitas ekonomi.

  9. Defisit Anggaran: Ketika pengeluaran pemerintah lebih besar dari pendapatannya. Biasanya dibiayai dengan utang.

  10. Kurs (Nilai Tukar): Harga mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lain. Kurs mempengaruhi ekspor dan impor.

  11. Stagflasi: Situasi di mana ekonomi mengalami inflasi tinggi sekaligus pertumbuhan ekonomi yang lambat dan tingkat pengangguran tinggi.

  12. Resesi: Penurunan aktivitas ekonomi selama dua kuartal berturut-turut atau lebih, sering ditandai dengan menurunnya PDB.

  13. Deflasi: Penurunan harga barang dan jasa secara umum, yang biasanya terjadi karena menurunnya permintaan.

  14. Cadangan Devisa: Mata uang asing yang disimpan oleh bank sentral untuk mendukung nilai tukar dan membayar kewajiban internasional.

  15. Konsumsi: Pengeluaran rumah tangga untuk barang dan jasa, yang merupakan bagian besar dari PDB suatu negara.

  16. Investasi: Pengeluaran untuk barang modal seperti pabrik, mesin, atau properti untuk meningkatkan produktivitas di masa depan.

 

0 Komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini

Artikel Terbaru

Melihat Strategi Purbaya: Mengoptimalkan Potensi Pertumbuhan Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global

  Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyetujui ada tambahan minyak goreng dalam bansos pangan. (Facebook.com @Kementerian Perta...