Apa itu PDB dan PNB?
PDB (Produk Domestik Bruto) / GDP (Gross Domestic Product)
KONSEP DASAR:
Pernakah kamu berfikir bagaimana cara mencari tau 'kinerja' suatu negara? Jawabannya adalah dengan melihat aktivitas ekonomi di dalam negara tersebut. Aktivitas ekonomi dasarnya adalah PRODUKSI dan KONSUMSI yang di lakukan semua pihak baik individu maupun kelompok.
Aktivitas ekonomi yang di lakukan menghasilkan BARANG dan JASA (Output). Barang bisa berupa produk dan jasa contohnya kita membayar berapa untuk tukang cukur rambut, harga yang kita bayarkan masuk ke dalam PDB.
Pada dasarnya PDB merupakan nilai pasar. Apa itu nilai pasar? Jumlah Produksi x Harga.
Jadi bisa di bilang PDB adalah nilai pasar dari produksi barang dan jasa di suatu negara dalam periode tertentu atau lebih ringkasnya jumlah nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi di suatu negara dalam periode tertentu.
Keterangan:
- C = Konsumsi rumah tangga
- I = Investasi
- G = Pengeluaran pemerintah
- X = Ekspor
- M = Impor
Mengapa ada PDB?
PDB meringkas aktivitas/kegiatan ekonomi dalam nilai tunggal yaitu uang, bayangkan bagaimana cara kita membandingkan produksi minyak cpo dengan produksi makkanan, kita tidak bisa membandingkannya dari segi kuantitas/total produksi, tetapi kita bisa membandingkannya dari segi keuntungan yang di ringkas dalam bentuk uang.
Data PDB Indonedia di publikasikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) biasanya pada bulan Februari.
PNB (Produk Nasional Bruto) / Gross National Income (GNI)
PNB adalah total nilai pasar semua barang dan jasa yang dihasilkan dalam satu tahun dengan tenaga kerja dan properti yang disediakan oleh semua penduduk atau warga negara dimanapun lokasi produksinya.
PNB adalah statistik ekonomi yang sama dengan PDB ditambah dengan pendapatan apa saja yang diperoleh oleh penduduk dari investasi luar negeri dikurangi pendapatan yang diperoleh dalam perekonomian dalam negeri dengan penduduk luar negeri.
Jadi jika PDB total nilai barang dan jasa di wilayah negara Indonesia termasuk asing, PNB hanya menghitung aktivitas ekonomi yang di lakukan oleh warga negara Indonesia saja.
Kesimpulan
1. PDB (Produk Domestik Bruto):
- Definisi: PDB mengukur total nilai barang dan jasa yang dihasilkan di dalam batas geografis suatu negara selama periode tertentu (biasanya setahun).
- Ruang Lingkup: PDB mencakup semua aktivitas ekonomi yang terjadi di dalam negara, terlepas dari siapa yang memiliki faktor produksi (warga negara atau perusahaan asing).
- Fungsi: PDB digunakan untuk melihat seberapa besar kapasitas ekonomi suatu negara. Ini membantu menganalisis pertumbuhan ekonomi dan aktivitas ekonomi secara keseluruhan.
2. PNB (Pendapatan Nasional Bruto):
- Definisi: PNB mengukur total pendapatan yang diperoleh oleh warga negara suatu negara (baik di dalam negeri maupun di luar negeri) dalam periode tertentu.
- Ruang Lingkup: PNB mempertimbangkan pendapatan yang diperoleh oleh warga negara dari luar negeri (misalnya, investasi atau pekerjaan) dan mengurangi pendapatan yang diperoleh oleh orang asing dari dalam negeri.
- Fungsi: PNB memberikan gambaran tentang kesejahteraan ekonomi warga negara suatu negara, karena fokusnya pada pendapatan yang diterima oleh warga negara, baik yang dihasilkan di dalam negeri maupun di luar negeri.
PDB dan PNB Indonesia dalam 5 tahun terakhir (2019-2023) berdasarkan informasi dari Badan Pusat Statistik (BPS):
Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia (2019-2023):
- 2019: Rp15.833,9 triliun (pertumbuhan 5,02%)
- 2020: Rp15.434,2 triliun (kontraksi -2,07% karena pandemi)
- 2021: Rp16.970,8 triliun (pertumbuhan 3,69%)
- 2022: Rp19.588,4 triliun (pertumbuhan 5,31%)
- 2023: Rp20.892,4 triliun (pertumbuhan 5,05%)
Produk Nasional Bruto (PNB) Indonesia (2019-2023):
- 2019: Rp15.370,7 triliun
- 2020: Rp14.944,1 triliun
- 2021: Rp16.439,8 triliun
- 2022: Rp18.960,5 triliun
- 2023: Rp20.220,1 triliun

0 Komentar:
Posting Komentar